Friday, April 10, 2009

Bingkisan Buat IBU....

Suatu ketika apabila seorang bayi sudah bersedia untuk dilahirkan, si bayi bertanya kepada Tuhan:
.......
"Para Malaikat di sini mengatakan esok Kau akan mengirimkanku ke dunia, tetapi bagaimana cara hidupku di sana nanti? Saya begitu kecil dan lemah." Kata si bayi. Tuhan menjawab: "Aku telah memilih satu Malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."
.......
"Tapi di syurga apa yang saya lakukan hanya tertawa dan bernyanyi. Ini sudah cukup membahagiakan saya." Demikian kata si bayi. Tuhan pun menjawab: " Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia."
.......
Si bayi pun bertanya lagi: " Dan, apa yang dapat saya lakukan apabila saya ingin berbicara denganMu?" Sekali lagi Tuhan menjawab: "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."
......
Si bayi masih belum puas. Iapun bertanya lagi: "Saya mendengar bahawa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya?" Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab: "Malaikatmu akan melindungi dengan taruhan jiwanya sekalipun."
.......
Si bayi masih belum puas dan melanjutkan pertanyaannya: "Tapi saya akan bersedih kerana tidak dapat melihat Kau lagi." Dan Tuhan pun menjawab: " Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu boleh kembali kepadaKu walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu."
........
Saat itu syurga begitu tenang, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan si bayi dengan suara sayu bertanya: "Tuhan jika saya harus pergi sekarang, bolehkah Kau memberitahuku siapa nama Malaikat di rumahku nanti?"
........
Diam sejenak......... akhirnya Tuhan pun menjawab: "Kau akan dapat memanggil Malaikatmu "IBU". Kenanglah ibu yang selalu menyayangimu. Ibu yang selalu menitiskan air mata ketika kau pergi. Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan 2 selimut membaluti tubuhmu? Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu dan ingatkah engkau ketika airmata menitis dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?"
.........
Sahabatku.... Kembalilah mohon maaf pada ibumu yang selalu rindu pada senyummu...
.........
Sahahat2ku....jangan biarkan engkau kehilangan saat yang kau rindukan di masa hadapan ketika ibumu telah tiada. Tiada lagi yang akan berdiri di depan pintu menyambut kepulangan kita.
.........
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia. Yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya. Yang ada hanyalah baju yang digantung di almarinya. Tak ada lagi dan tak akan pernah ada lagi yang menitiskan airmata, mendoakanmu di setiap hembusan nafasnya.
.........
Sahabat2ku.....ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya. Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.
.........
Ibu...Maafkan aku sampai bilapun jasamu tak terbalaskan....
..............
(AlFatihah dan doa buat ibuku yang telah pergi menyahut seruan Ilahi kira-kira 15 tahun yang lalu).
..............
Sumbangsih
Q's Brothers.

3 comments:

normah said...

indahnya bingkisan ini...terima kasih...alfatihah buat ibuku dan ibumu juga..

Mochtar said...

Saya setuju dengan Normah.

Yati said...

Terasa diri ini sgt bertuah menjadi seorang ibu kepada 5 mujahid dan 3 mujahidah, alhamdulillah. Semoga anak2ku dan anak2 sahabatku menjadi anak2 yg soleh dan solehah yg sentiasa berjaya di dunia dan akhirat, amiiiiiin